Go GREEN INDONESIA...SUKSESKAN HARI MENANAM POHON INDONESIA 28 NOVEMBER

Pages

Kamis, 16 Oktober 2008

HARI CUCI TANGAN DENGAN SABUN SEDUNIA


Di dunia saat ini, tingkat kematian dan kesakitan masih tinggi akibat penyakit-penyakit yang berkaitan dengan air, sanitasi dan perilaku hidup bersih dan sehat, seperti rendahnya kebiasaan cuci tangan pakai sabun pada saat yang penting. Oleh karena itu, Perserikatan Bangsa-Bangsa telah menetapkan tahun 2008 sebagai tahun Sanitasi Internasional.

Secara nasional, angka kesakitan akibat diare meningkat dari tahun 2003 ke tahun 2006, dari 347 per 1000 penduduk menjadi 423 per 1000 penduduk. Kejadian Luar Biasa tahun 2006 terjadi di 16 Provinsi dengan kasus lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun 2005, yaitu 10,980 penderita, dan angka kematian 2.52%. Sedangkan prevalensi kecacingan tahun 2006 pada anak SD, di 27 Provinsi adalah 32,6% lebih tinggi dibandingkan tahun 2005, yaitu 28.4% .
Departemen Kesehatan melalui KPS-CTPS yang salah satu mitranya adalah Unilever, melalui brand Lifebuoy, akan merayakan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia Pertama (HCTPS) pada tanggal 15 Oktober 2008 di empat kota, Jakarta (Wisma Aldiron, Pancoran), Bandung (Lapangan Gasibu), Yogyakarta (Alun-alun Kota), dan Malang (Stadion Kanjuruan). Kegiatan ini akan diikuti oleh lebih dari 40,000 siswa sekolah dasar dan orang tua. UNICEF, juga merupakan salah satu mitra dalam KPS-CTPS, yang akan menyelenggarakan kegiatan serupa di 22 kabupaten, di enam propinsi. (kompas.com, Jumat, 10 Oktober 2008 | 00:24 WIB)

SDN PADASUKA MANDIRI 2 ikut berperan aktif dengan mengajarkan cara mencuci tangan memakai sabun dengan baik dan benar bersama-sama, Begitu pula sekolah lainnya di kota cimahi secara serentak melaksanakannya pada tanggal 15 Oktober 2005. Diharapkan dengan kegiatan ini siswa-siswa terbiasa berperilaku bersih untuk selalu menjaga pola hidup sehat.

Selasa, 09 September 2008

Honor Guru NonPNS Naik Rp 50 Ribu Hingga Rp 100 Ribu

Persda Network/ade
JAKARTA, TRIBUN - Pemerintah akan mengalokasikan tambahan anggaran pendidikan 2009 untuk penuntasan percepatan wajib belajar sembilan tahun untuk Sekolah Dasar, Madrasah Ibtidaiyah, dan Madrasah Tsanawiyah.
Sebagai pemenuhan amanat konsitusi, anggaran pendidikan nasional mulai tahun depan dari Rp 154 triliun naik jadi Rp 224 triliun. Hal ini disampaikan Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Bambang Sudibyo seusai rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (9/9).
"Anggaran pendidikan lebih dari lima puluh persen akan terserap untuk anggaran wajib belajar ini," kata Bambang Sudibyo.
Menggelembungnya anggaran pendidikan ini juga sekaligus membawa berkah bagi kaum guru.
Rata-rata kesejahteraan guru dan dosen akan meningkat 14-15 persen. "Dengan itu guru PNS yang terendah pangkatnya, peningkatan kesejahteraan minimal dua juta rupiah," imbuh Bambang yang akan membuat skema teknisnya masih akan dibahas.
Guru-guru nonPNS juga akan mendapat kenaikan gaji sebesar Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu. Alokasi anggaran pendidikan disalurkan melalui Depdiknas, Depag, dana alokasi umum (DAU), dan Dana Alokasi Khusus (DAK).
"Guru-guru yang memenuhi persyaratan untuk mendapat tunjangan subsidi fungsional, untuk yang belum sarjana dinaikkan Rp 50 ribu per bulan. Sedangkan yang sarjana Rp 100 ribu per bulan," lanjut Bambang.
Lebih lanjut Bambang menambahkan, tambahan anggaran pendidikan bakal diberikan kepada peneliti dan perekayasa yang berada di luar Depdiknas.
"Kita akan sediakan anggarannya jadi setiap peneliti non PNS bisa melakukan penelitian dan dari situ kesejahteraannya bisa meningkat," jelas Bambang seraya memastikan persyaratan peneliti nonPNS akan dirumuskan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.
"Ini karena anggarannya diambil dari Dirjen Pendidikan Tinggi," pungkasnya. Menyangkut permintaan anggaran pendidikan kedinasan yang diminta Badan Intelijen Negara (BIN) kepada Depdiknas, Bambang menegaskan, pihaknya telah menyetujui permintaan BIN.
"BIN telah melalui permintaan resmi kepada saya, dan saya setujui itu didirikan sebuah PTN, namanya sekolah tinggi inelijen negara dibawah Depdiknas, BIN ikut mensupervisi, dan mengawasi penyelenggaraan itu," jelasnya.
Bambang menambahkan, pemerintah akan menerbitkan sebuah peraturan pemerintah untuk pendidikan kedinasan sekaligus Perpres sebagai implementasinya.
"Ketentuan ini tentang bagaimana peralihan dibawah departemen, dan menjadi tunduk pada UU Sisdiknas," ungkapnya.
Masih dalam kesempatan yang sama, Menteri Agama Maftuh Basyuni mengatakan, pihaknya menerima tambahan anggaran sebesar Rp 10 triliun. Dana ini akan diberikan kepada guru madrasah, dan rehabilitasi bangunan sekolah.
"Semua guru akan mendapat tambahan tapi memang belum rinci. Nanti akan dibicarakan," ujarnya.(Persda Network/ade)

Rabu, 03 September 2008

HAPPY RAMADHAN 1429 H

SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA 1429 H. Have a great and calm fasting............!!!

Kamis, 24 Juli 2008

Perlukah Tenaga Administrasi di SD?

Kemajuan teknologi pada era globalisasi ini tidak dapat dihindari lagi. Banyak sekali teknologi yang dapat digunakan untuk mempermudah pekerjaan. Salah satunya adalah penggunaan komputer untuk mempermudah pekerjaan administrasi di Sekolah Dasar. Kota Cimahi yang mempunyai misi Cyber City sudah selayaknya lebih memperhatikan perkembangan teknologi dengan menempatkan tenaga administrasi yang "khusus" mengerjakan administrasi di Sekolah Dasar. Apalagi dengan banyaknya laporan-laporan yang harus disampaikan ke Dinas Pendidikan Kota/Kabupaten seperti BOS, bantuan-bantuan dsb.

Kemenduaan Guru dalam mengajar dan mengerjaan tugas-tugas administrasi di SD (role ambiguty) dirasakan sangat memberatkan guru. Kenyataan di lapangan banyak guru yang "menyuarakan" agar di SD ditempatkan tenaga administrasi khusus.

Jadi perlukah tenaga administrasi di SD?

Rabu, 02 Juli 2008

TODAY'S EXPOSE

SDN PADASUKA MANDIRI 2 berhasil meningkatkan kualitas lulusan pada tahun 2007/2008 dengan prosentase 100% lulus. Dan berhasil menempati urutan ke-17 dari 138 SD se-kota Cimahi.

Jumat, 20 Juni 2008

Doa anda untuk kami

Kepala Sekolah kami sedang mengikuti pemilihan Kepala Sekolah Berprestasi se-Jawa Barat. Mohon doa dan dukungan dari rekan-rekan semua. Semoga Allah S.W.T meridhai. Amin.

Selasa, 03 Juni 2008

ANAK-ANAK BELAJAR DARI KEHIDUPAN


Bila anak hidup dalam kritikan
Ia bealajar menyalahkan orang
Bila anak hidup dimusuhi
Ia belajar untuk melawan
Bila anak hidup dalam ejekan
Ia belajar menjadi pemalu
Bila anak hidup dalam toleransi
Ia belajar menjadi sabar
Bila anak hidup diberi semangat
Ia belajar punya rasa harga diri
Bila anak hidup dengan pujian
Ia belajar untuk menghargai orang
Bila anak hidup dalam keyakinan
Ia belajar percaya diri
Bila anak hidup dalam keadilan
Ia belajar membela kebenaran
Bila anak hidup dengan kepastian
Ia belajar memperoleh keberanian
Bila anak hidup dengan persetujuan
Ia belajar menyukai dirinya
Bila anak hidup dalam persahabatan
Ia belajar mencintai sesama

(author:...........)

PASKIBRA SDN PADASUKA MANDIRI 2 CIMAHI (LATIHAN)

Blogger templates

Managed by Yusup Nurhadi, SDN Padasuka Mandiri 2 Copyright. All rights reserved 2011