Go GREEN INDONESIA...SUKSESKAN HARI MENANAM POHON INDONESIA 28 NOVEMBER

Pages

Kamis, 18 Agustus 2011

Mendiknas: Penerapan Pendidikan Karakter Dimulai SD

Pendidikan karakter yang dicanangkan Kementrian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) akan diterapkan pada semua jenjang pendidikan, namun porsinya akan lebih besar diberikan pada Sekolah Dasar (SD).

Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Muhammad Nuh, di Medan, Sabtu, mengatakan, pendidikan karakter harus dimulai sejak dini yakni dari jenjang pendidikan SD.

Pada jenjang SD ini porsinya mencapai 60 persen dibandingkan dengan jenjang pendidikan lainnya.Hal ini agar lebih mudah diajarkan dan melekat dijiwa anak-anak itu hingga kelak ia dewasa.

"Pendidikan karakter harus dimulai dari SD karena jika karakter tidak terbentuk sejak dini maka akan susah untuk merubah karakter seseorang,"katanya saat menjadi pembicara pada acara seminar nasional "Pendidikan Karakter Bangsa" yang merupakan rangkaian acara rapat pimpinan Program Pasca Sarjana (PPs) Lembaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan (LPTK) se-Indonesia di Universitas Negeri Medan (Unimed).

Ia mengatakan, pendidikan karakter tidak mendapatkan porsi yang besar pada tingkat Taman Kanak-kanak (TK) atau sejenisnya karena TK bukan merupakan sekolah tetapi taman bermain.

"TK itu taman bermain untuk merangsang kreativitas anak, bukan tempat belajar. Jadi jika ada guru TK yang memberikan tugas atau PR maka itu guru kurang kerjaan dan tak paham tugasnya," katanya.

Menurut dia, dalam menanamkan karakter pada seseorang yang paling penting adalah kejujuran karena kejujuran bersifat universal.

Dalam hal ini siswa SD yang masih belum terkontaminasi dengan sifat yang kurang baik sangat memungkinkan untuk ditanamkan sifat-sifat atau karakter untuk membangun bangsa.

Untuk itu, selain orang tua, guru SD juga mempunyai peranan yang sangat vital untuk menempah karakter siswa.

"Pembinaan karakter yang termudah dilakukan adalah ketika anak-anak masih duduk di bangku SD. Itulah sebabnya kita memprioritaskan pendidikan karakter di tingkat SD. Bukan berarti pada jenjang pendidikan lainnya tidak mendapat perhatian namun porsinya saja yang berbeda," katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, dunia pendidikan diharapkan sebagai motor penggerak untuk memfasilitasi pembangunan karakter, sehingga anggota masyarakat mempunyai kesadaran kehidupan berbangsa dan bernegara yang harmonis dan demokratis dengan tetap memperhatikan norma-norma di masyarakat yang telah menjadi kesepakatan bersama.

Pembangunan karakter dan pendidikan karakter menjadi suatu keharusan karena pendidikan tidak hanya menjadikan peserta didik menjadi cerdas, juga mempunyai budi pekerti dan sopan santun sehingga keberadaannya sebagai anggota masyarakat menjadi bermakna baik bagi dirinya maupun orang lain.

"Intinya pembinaan karakter harus dilakukan pada semua tingkat pendidikan hingga Perguruan Tinggi (PT) karena PT harus mampu berperan sebagai mesin informasi yang membawa bangsa ini menjadi bangsa yang cerdas, santun, sejahtera dan bermartabat serta mampu bersaing dengan bangsa manapun," katanya.

Pada kesempatan itu, Mendiknas Muhammad Nuh juga diberikan sebuah buku yang berjudul" Pendidikan Karakter Dalam Pembangunan Bangsa" setebal 200 halaman yang di susun oleh pimpinan atau direktur PPs LPTK se-Indonesia sebagai salah satu hasil rapim PPs LPTK se-Indonesia tahun lalu. (www.antaranews.com)

Senin, 20 Juni 2011

CHIMA CIMAHI


Chima pertama ciptakan oleh saudari Fatimah Zahra. Chima lahir dari sebuah ajang perlombaan Cimahi Creative Festival 2009,yang diparkasai oleh Pemrintahn Kota Cimahi bersmaan dengan Peringatan Sewindu Kota Cimahi. CCF’09 meliputi lomba komik,Tagline,serta maskot nantinya akan menjadi Maskot Kota Cimahi.
Chima adalah maskot ‘Cimahi Creative Cyber City’ yang berbentuk robot kucing yang atraktif dan ceria. Chima adalah robot yang cerdas, serta begitu ramah pada manusia. Ia adalah teman yang baik untuk anak-anak, orang dewasa, bahkan juga lansia. Ia dapat menjawab pertanyaan apa pun karena ia dilengkapi komputer canggih sebagai otaknya. Selain itu, ia juga selalu terhubung dengan internet melalui ekornya yang berupa antena. Data dari internet bisa ia dapatkan dengan cepat dan diproses secara cepat juga. Chima adalah maskot dari kota Cimahi yang canggih dan selalu berkembang dengan kreatif.

Makna Bentuk dan Warna
Chima memiliki karakteristik bentuk mirip kucing. Karena kucing adalah hewan yang ramah kepada manusia dan cocok hidup di perkotaan, maka kucing sesuai untuk menjadi bentuk maskot sebuah kota. Warna putih platina bermakna ‘canggih‘. Mata yang cemerlang bemakna sikap optimistis. Bentuk perut yang bulat memberikan kesan fleksibel, mencerminkan sifat kreatif dan aktif. Logo Kota Cimahi sebagai identitas Kota. Warna tangan yang biru muda bermakna ‘playful’,begitu pula warna kaki yang oranye berkilau. Ekor yang merupakan alat keseimbangan gerak kucing bermakna bahwa Kota Cimahi dapat bergerak dinamis dan seimbang dalam perubahan zaman. (SOURCE: elib.unikom.ac.id)

Selasa, 12 April 2011

Piala Mendiknas Menambah Koleksi Piala Di SDN Padasuka Mandiri 2

Cimahi-admin.Piala bergilir dari Menteri Pendidikan Nasional berhasil diraih oleh anggota Paskibra SDN Padasuka Mandiri 2. Piala ini diraih dalam perlombaan yang diselenggarakan oleh Brigaspara SMPN 9 Bandung.

Tim Qasidah SDN Padasuka Mandiri 2 mewakili kota Cimahi pada Lomba Qasidah Tingkat Provinsi Jawa Barat

Cimahi-admin. SDN Padasuka Mandiri 2 menjuarai lomba PAI kategori qasidah tingkat kota Cimahi. Kejuaraan ini membawa tim qasidah SDN Padasuka Mandiri 2 untuk berlomba mewakili kota Cimahi untuk tingkat Kabupaten/Kota se-Jawa Barat yang akan diselenggarakan pada hari Jum'at tanggal 15 April 2011.

Kamis, 07 April 2011

PENTING BAGI TENAGA HONORER

Jakarta-Humas, Pengangkatan Tenaga Honorer (TH) menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) saat ini menjadi isu utama dalam rekrutmen CPNS. Namun banyak sekali penafsiran yang berbeda terkait proses kebijakan pengangkatan TH menjadi CPNS tersebut. Hal ini menimbulkan banyak permasalahan mulai dari penentuan kriteria Kategori baik I maupun II, kapan waktu pendataan, kapan pengumuman hasil verifikasi dan validasi, hingga penipuan oleh oknum terkait pengangkatan TH menjadi CPNS. Mengingat akhir-akhir ini banyak pertanyaan mengenai TH, Kepala Biro Humas dan Protokol BKN Budi Hartono menyampaikan beberapa hal sebagai berikut :

Pertama; TH yang dapat diangkat menjadi CPNS adalah TH yang memenuhi syarat kumulatif sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor: 48 Tahun 2005 jo PP Nomor: 43 Tahun 2007.

Kedua; Pada 28 Juni 2010, Kementerian PAN dan RB mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor: 05 TAHUN 2010 tentang Pendataan Tenaga Honorer yang Bekerja di Lingkungan Instansi Pemerintah yang tercecer atau tertinggal pada pendataan 2005 sepanjang masih memenuhi kriteria PP tersebut di atas. Dalam SE 05 Tahun 2010 pendataan TH ini terbagi dalam Kategori I (K I) dan Kategori II (K II). Pendataan dilakukan oleh masing-masing instansi pengelola kepegawaian dengan batas akhir penyerahan data ke BKN untuk K I pada 31 Agustus 2010 sedangkan K II pada 31 Desember 2010.

Ketiga; Yang membedakan antara K I dengan K II yakni K I merupakan TH yang penghasilan/upah/gajinya diabiayai dari APBN/APBD sedangkan K II dibiayai dari Non- APBN/Non-APBD (BP3, dana Komite Sekolah, dll.). TH untuk dapat diangkat menjadi CPNS harus memenuhi kriteria, yakni :
1. Bekerja di instansi pemerintah,
2. Diangkat oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK), atau Pejabat lain yang mempunyai otoritas,
3. Usia minimal 19 tahun dan maksimal 46 tahun pada 1 Januari 2006,
4. Sumber pembiayaan upah, gaji, penghasilan bersumber dari APBN/APBD (untuk K I)
5. Memiliki masa kerja minimal satu tahun per 31 Desember 2005 dan masih bekerja terus-menerus dengan tidak terputus sampai saat ini.
Semua kriteria tersebut merupakan persyaratan kumulatif, maksudnya apabila tidak terpenuhi salah satu persyaratan yang dimaksud, maka TH tidak bisa diangkat menjadi CPNS.

Keempat; Terhadap data K I sudah dilakukan proses Verifikasi dan Validasi oleh Tim Nasional dengan sebutan Memenuhi Kriteria (MK) dan Tidak Memenuhi Kriteria (TMK). Hasil Verifikasi dan Validasi akan diumumkan setelah ditetapkannya PP terkait TH sebagai dasar pengangkatan menjadi CPNS oleh Pemerintah. Terhadap data K II yang sudah diterima BKN, belum ada kebijakan yang diambil karena menunggu regulasi lebih lanjut.

Kelima; Apabila PP tetang TH telah ditetapkan, bagi yang dinyatakan MK untuk dapat diangkat menjadi CPNS masih ada persyaratan lain yang harus dipenuhi seperti Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), Surat Keterangan Sehat dari Dokter, Surat Keterangan Bebas Narkoba, dll.

Keenam; Untuk mengetahui perkembangan lebih lanjut tentang pengangkatan TH menjadi CPNS dapat dilihat di website MenPAN&RB (www.menpan.go.id) dan BKN (www.bkn.go.id dan www.sesmabkn.com)

Ketujuh; Himbauan kepada seluruh masyarakat untuk mewaspadai segala bentuk penipuan yang terkait pengangkatan TH menjadi CPNS oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Apabila ada informasi yang meragukan terkait TH, untuk konfirmasi dapat menghubungi Humas BKN telp/fax. 021-80882815. (Sumber: http://www.bkn.go.id/in/berita/1491-penting-bagi-tenaga-honorer.html)

Senin, 04 April 2011

SDN Padasuka Mandiri 2 Cimahi, Juara I Pasukan Terbaik LBB-I Cirebon

Cimahi, pelita-indonesia.com - Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMK Muhammadiyah Cirebon Bidang Seni dan Budaya, pada tanggal 4–6 Januari 2011 lalu selenggarakan Lomba Baris Berbaris Indah (LBB-I) tingkat SD/SMP/MTS dan SMA/SMK/MA. LBB-I di ikuti SD/MI, SMP/MTS, SMK/SMA/MA se-Indonesia, bertempat di Kampus SMK Muhammadiyah Kedaung Cirebon.

Lomba Baris Berbaris Indah di Cirebon ini, untuk tingkat SD/MI, Kota Cimahi mengirimkan perwakilan SDN Padasuka Mandiri 2 Jln KH Usman Dho Miri Nomor 50, Kelurahan Padasuka Kota Cimahi. Tim Lomba Baris Berbaris Indah yang berangkat ke Cirebon didampingi langsung oleh Kepala Sekolah, Ayi Wahidin, S.Pd beserta guru-guru pendamping lomba yang terdiri dari Guru Ina, S.Pd; Nining, S.Pd; Weni, S.Pd; Sri, S.Pd; Usnayah, Sag; Nunung, S.Pd.I dan Odong Suhanda, S.Pd

Sementara itu, Pembina Lomba Baris Berbaris Indah SDN Padasuka Mandiri 2, Pujiyono, SPd saat diwawancara PI mengatakan, Tim SDN Padasuka Mandiri 2 pada lomba tingkat SD/MI di Cirebon ini berhasil meraih penghargaan sebagai Pasukan Terbaik ke 1, serta meraih penghargaan Juara Umum ke VI.

Ditambahkan Pujiono, “begitu kita diputuskan mewakili Kota Cimahi untuk mengikuti Lomba Baris Berbaris Indah di Cirebon ini, saya sebagai pembina berupaya mempersiapkan tim dengan sebaik-baiknya. Walaupun sarana prasarana yang kita miliki masih kurang representatif seperti halaman sekolah untuk latihan sempit, tapi berkat dukungan dari semua elemen sekolah, tim bisa menunjukkan prestasinya,” ungkapnya.

Kepala SDN Padasuka Mandiri 2 Kota Cimahi, Ayi Wahidin, saat berbincang dengan PI mengatakan, “raihan prestasi yang diperoleh anak didiknya di Cirebon ini sangat membanggakan sekolah. Oleh karena itu, menurut Ayi Wahidin prestasi yang telah diraih ini harus jadi perhatian pihak-pihak terkait,” ujarnya

Ayi Wahidin, menambahkan, anak-anak yang berprestasi ini harus lebih diperhatikan dan dibina secara berkelanjutan untuk menjaga potensi yang ada pada mereka, dan pembinaan harus berkelanjutan serta dikembangkan ke arah yang lebih baik lagi,” imbuhnya. (SUMBER: http://www.pelita-indonesia.com/)

Rabu, 23 Maret 2011

SDN Padasuka Mandiri 2 Cimahi, Juara I Pasukan Terbaik LBB-I Cirebon

Link...
http://www.pelita-indonesia.com/20110311579/Pendidikan/sdn-padasuka-mandiri-2-cimahi-juara-i-pasukan-terbaik-lbb-i-cirebon.html

PASKIBRA SDN PADASUKA MANDIRI 2 CIMAHI (LATIHAN)

Blogger templates

Managed by Yusup Nurhadi, SDN Padasuka Mandiri 2 Copyright. All rights reserved 2011